Awas CCTV

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 06 April 2013

Analisis Gender


Analisis Gender adalah proses menganalisis data dan informasi secara sistematis tentang laki-laki dan perempuan untuk mengidentifikasikan dan mengungkapkan kedudukan, fungsi, peran dan tanggung jawab laki-laki dan perempuan, serta faktor-faktor yang mempengaruhinya.
Tujuan Analisis Gender.
1. Tujuan Umum.
Tujuan umum analisis gender adalah untuk menyusun kebijakan program dan kegiatan pembangunan dengan memperhitungkan situasi dan kondisikan kebutuhan-kebutuhan gender.
2. Tujuan Khusus;

Memahami pengertian menganalisis posisi perempuan dan laki-laki :

Memahami pengertian analisis

Memahami tujuan analisis

Memahami langkah-langkah analisis gender

Memahami teknik analisis gender

Mampu melakukan analisis gender.

Ruang Lingkup Analisis Gender

Materi Pelatihan Dasar Ke-PMIIan Rayon Tarbiyah Dan Keguruan CAB KAB BANDUNG



Sejarah Gerakan Mahasiswa dan perkembangannya sebenarnya telah lama ada sejak zaman kolonialisasi, pergerakan yang selalu dimotori oleh kaum muda dan terdidik ini tidak banyak berbeda dengan gerakan mahasiswa di belahan dunia lainnya. Semangat pemuda dan kaum terdidik ini selalu meledak-ledak yang selalu menuntut perubahan ke arah yang lebih baik. Lahir dari kondisi obyektif, gerakan mahasiswa selalu sesuai dengan konteks zamannya. Munculnya tradisi diskusi dan kelompok-kelompok (club) diskusi ternyata membawa mereka pada tindakan yang lebih kongkret. Kondisi obyektif masyarakat telah membawa dampak pada terbentuknya club diskusi, organisasi, perkumpulan dan kesatuan-kesatuan yang selanjutnya mewadahi gagasan revolusioner mereka. Nilai lebih organisasi dalam gerakan mahasiswa hanyalah bermakna bahwa di dalam organisasi, mahasiswa ditempa dan dipenuhi syarat-syarat sebagai berikut:

1. Pemahaman terhadap masyarakat dan persoalan-persoalannya.
2. Pemihakan pada rakyat.
3. Kecakapan-kecakapan dalam mengolah massa.

Ketiga syarat tersebut mencerminkan:
1. Tujuan dan orientasi gerakan mahasiswa.
2. Metodologi gerakan mahasiswa.
3. Strukturalisasi sumber daya manusia, logistik dan keuangan gerakan mahasiswa, dan
4. Program-program gerakan mahasiswa yang bermakna strategis-taktis.

Dari penjelasan di atas bahwa nilai lebih organisasi dalam gerakan mahasiswa tentunya sangat berbeda dengan organisasi lainnya, karena selain dituntut untuk paham dan mengerti pesoalan-persoalan rakyat. GM (Gerakan Mahasiswa) juga secara tidak langsung mendapat penempaan kecakapan dalam mengolah dan mengorganisir massa.


Berikan Komentar Sahabat