Awas CCTV

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 11 Mei 2013

Kejari Bangkalan Dapat Kado Bra Dari Massa PMII

Rabu, 8 Mei 2013 - 14:53 · Topik: demo-pmii-bangkalan


Massa dari Pengurus Cabang Gerakan Mahasiswa Islam Indonesi (PC PMII) Bangkalan menghadiahi kado BH atau Bra kepada PJs kejari Edi Handoyo, Rabu (8/5/2013) (Foto: Miftahol/Seruu.com)



"Kasus Tipikor di kabupaten Bangkalan berjalan di tempat, tidak satupun yang dijebloskan mulai dulu hanya janji-jani saja dan pantas mendapat kado ini," teriak Pahrul, salah seorang orator dari massa PMII Bangkalan.
 

Bangkalan, Seruu.com - Belasan Massa dari Pengurus Cabang Gerakan Mahasiswa Islam Indonesi (PC PMII) Bangkalan, Rabu (8/5/2013) ketika menggelar aksi unjuk rasa di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat. Menghadiahi kado BH atau Bra kepada PJs kejari  Edi Handoyo. Pasalnya, mereka menilai Kejari telah lamban dalam menangani kasus Tipikor di Bangkalan.

Ia menjelaskan, kejari untuk segera melakukan eksekusi dan penangkapan terhadap tersangka korupsi sapi yang telah ditetapkan oleh Kejari dan segera selesaikan kasus yang mangkrak.

"Kasus yang mangkrak sudah banyak, salah satunya kasus KUT yang hingga kini belum ada kabar apa-apa hanya janji," ungkapnya.

Sementara itu, PJs Kepala Kejari Bangkalan, Edi Handoyo di hadapan massa PMII menjelaskan, pihaknya meminta kepada massa untuk dapat bekerja bersama-sama dalam menuntaskan kasus Korupsi tersebut.

"Jadi kami minta data-datanya dan nanti kami langsung tindak lanjuti ke lapangan, kami bukan tidak bekerja selama ini dan kami tidak main-main dalam kasus tipikor ini, terkait tuntutan ini pasti kami perhatikan," ungkapnya. [Ift]

http://city.seruu.com/read/2013/05/08/162075/kejari-bangkalan-dapat-kado-bra-dari-massa-pmii

Aksi Solidaritas, PMII Pamekasan Minta Hentikan Militerisme Negara

Abdul Hady J.M


"Hentikan kekerasan terhadap aktivis. Di era sekarang militerisme tidak boleh dibiarkan di bumi Indonesia."
PAMEKASAN, Jaringnews.com - Peristiwa penggerebekan kantor sekretariat Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Situbondo yang dilakukan oleh aparat kepolisian setempat, Kamis (2/5) pekan lalu, tampaknya akan berbuntut panjang.

Puluhan aktifis PMII Pamekasan, Rabu (8/5), melakukan aski seruan moral, di kawasan Monumen Arek Lancor. Dalam aksinya, puluhan aktifis itu bahkan menyerukan agar Kapolres Situbondo dipecat dari jabatannya.

"Hentikan kekerasan terhadap aktivis. Di era sekarang militerisme tidak boleh dibiarkan di bumi Indonesia," seru Sidik, ketua umum PC PMII Pamekasan, saat memimpin aksi.

Sebelumnya seruan keperihatinan serupa dilontarkan beberapa tokoh nasional. Di antaranya KH A Hasyim Muzadi, Adhi Massardhi. Tak kurang PB PMII dan GMNI juga menyerukan hal yang sama.

Seperti diberitakan, pengurus PMII Stubondo bersama aktifis PMII se-Tapal Kuda sedianya berencana menyambut kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Situbondo dengan aksi unjuk rasa. Puluhan aktivis PMII dari berbagai daerah se-Tapal Kuda itu, mulai berdatangan dan berkumpul di sekretariat PMII Situbondo, sejak Rabu (1/5/3) malam pekan lalu.

Namun, sebelum rencana itu terlaksana, puluhan personel Sabhara Polres Situbondo terlebih dulu menggerebek sekretariat PMII yang berada di Jalan Wijaya Kusuma Situbondo itu. Polisi melarang keras para aktivis PMII turun ke jalan. Polisi beralasan, mereka tidak memiliki izin.

Didik -demikian dia biasa dipanggil mengatakan, kekerasan dan tindakan premanisme terhadap aktivis mahasiswa sudah sering terjadi. Ia mencontohkan tragedi Trisakti dan Semanggi tahun 1998 lalu.

Didik sangat menyayangkan, di era reformasi ini aparat negara masih bertindak represif dan otoriter terhadap masyarakat. "Padahal negara katanya pelindung rakyat, pembela rakyat dan bagian dari rakyat," ucapnya.
Menurut Didik, larangan aksi untuk menyampaikan aspirasi, seperti dialami para aktifis PMII Situbondo itu, adalah bentuk pelanggaran yang dilakukan aparat kepolisian. Sebab, hal itu telah dijamin oleh UU Nomor 9 Tahun 2008 tentang kebebasan menyampaikan pendapat dimuka umum.
Hal itu, lanjut pria kelahiran Sampang ini, tidak boleh dibiarkan. "Harus diusut tuntas," tegasnya.

Didik juga meminta pengurus koordinator cabang PMII Jawa Timur dan PB PMII agar turun tangan mengawal kasus pembungkaman gerakan aktifis mahasiswa di Situbondo tersebut.
"PMII Jawa Timur dan PB beserta organisasi kemahasiswaan yang lain dan semua elemen mahasiswa, mari bergerak bersama-sama menuntut sikap tegas Kapolda Jawa Timur dan Kapolri terhadap Kapolres Situbondo," tegasnya.
(Hdy / Riz)
http://jaringnews.com/politik-peristiwa/umum/40352/aksi-solidaritas-pmii-pamekasan-minta-hentikan-militerisme-negara
 

PMII Merangin Geruduk Kantor Bupati



Metrotvnews.com,
Merangin: Unjuk rasa sejumlah aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa 

Islam Indonesia (PMII) di Kabupaten Merangin, Jambi, Selasa (7/5), diwarnai kericuhan.

Kericuhan bermula saat mahasiswa PMII cabang Kabupaten Merangin Para pengunjuk rasa 

berusaha masuk ke dalam kantor bupati. Mereka mendorong aparat kepolisian dan satpol PP yang 

berjaga untuk melarang mahasiswa masuk ke ruang Kantor Bupati.

 Para mahasiswa menuntut Bupati Merangin bertanggung jawab atas dana reklamasi perusahaan t

ambang biji besi PT Putra Sarko Mining yang hingga kini belum ada hasilnya. Menurut pengunjuk r

asa, dana yang sudah disetor PT PSM sebesar Rp600 juta.


Editor: Afwan Albasit

Berikan Komentar Sahabat